Rabu, 13 Mei 2020

ANAK MINTA DONUT MALAH DIKASIH AIR DAN TEPUNG

Matilde minta DONAT
Saya kasih tepung dan air selama 7 hari
hari ke 7 saya kasih tambah telur, gula, butter, susu dan vanili plus minyak goreng
Iya, saya bisa saja membelikan donut atau membuatkannya, donut bukanlah barang mahal dan mewah, bisa dibuat dalam beberapa jam saja.
Tapi saya bukan Ibu yang begitu, yang memberikan apa saja yang anak minta meskipun punya dan mampu.
Saya mengajarinya menghargai setiap proses, belajar dari proses dan menikmati hasil dari prosesnya,
dengan begitu dia akan tumbuh menjadi pribadi yang dewasa nantinya (harapan saya)
Yang tidak serta merta menginginkan sesuatu yang instan dan harus segera ada,
Tentu saja dalam hidup akan berguna sekali.
Mau makan donut bukan saja dia harus bikin donutnya, tapi dia saya suruh bikin raginya atau fermipannya dulu, jadinya proses pembuatan donutnya ini memakan waktu 7 hari 7 malam.
berawal hanya dari tepung dan air, akhirnya hari ke 7 dia menikmati hasil perjuangannya,
Proses proses belajar seperti ini, banyak sekali kejutan kejutan dari Matilde, kemampuan yang kita tak ketahui sebelumnya, bahwa anak anak itu sebenarnya cerdas luar biasa, mereka butuh media untuk menuangkan kecerdasannya.
Dia minta kupu kupu, kami belikan telur ulat sutra (bulan Januari beli, 5 bulan kemudian, bulan Mei telur telur bermetamorfosa jadi kepompong dan kemarin satu kepompong berubah jadi kupu kupu, senangnya ia tak terkira)
Tanpa terasa, sekolah di rumah sesungguhnya juga sangat mengasikkan, Saya rela meninggalkan Drakor dan nonton film berdua dengan suami sementara waktu

Welcome Pobers! Komen di konten ini bisa jadi akan di disable oleh YouTube, karena mengandung konten anak anak, teman teman bisa komen dan nonton di video ya...


Tidak ada komentar:

Posting Komentar